Sebelum laga Inggris vs Tunisia digelar, jargon 'Football's Coming Home' menjadi viral di media sosial. Para pecinta timnas Inggris meyakini tim asuhan Gareth Southgate bisa merebut gelar Piala Dunia untuk kali pertama sejak 1966. Terlebih setelah tim-tim unggulan macam Jerman, Brasil dan Argentina gagal meraih kemenangan di pertandingan pertama.
Sulit untuk mewujudkan jargon 'Football's Coming Home' jika timnas Inggris bermain seperti saat mengalahkan Tunisia. Inggris memang menang, tapi lewat proses yang tidak meyakinkan.Timnas Inggris butuh waktu hingga injury time babak kedua untuk memastikan kemenangan atas Tunisia lewat gol sundulan Harry Kane. Sebelumnya Kane membawa Inggris unggul pada menit ke-11, tapi kemudian Tunisia mampu menyamakan kedudukan lewat penalti Ferjani Sassi menit ke-35.
Pelanggaran tidak perlu seperti yang dilakukan Kyle Walker tidak boleh diulangi timnas Inggris. (REUTERS/Ueslei Marcelino) |
Masih di babak pertama, Inggris juga tidak beruntung ketika sontekan Lingard di pengujung 45 menit pertama hanya membentur tiang gawang Tunisia.
Harry Kane menjadi pahlawan kemenangan Inggris atas Tunisia. (REUTERS/Jorge Silva) |
Baru saat injury time babak kedua berjalan satu menit Kane memastikan kemenangan Inggris atas Tunisia melalui sundulan. Timnas Inggris pun batal apes saat melawan Tunisia.
Selanjutnya Inggris akan menghadapi Panama, Minggu (24/6). Salah satu pekerjaan rumah yang harus diselesaikan Southgate jelang melawan Panama adalah memastikan pemain lini depan Inggris lebih jeli di depan gawang lawan.Dua gol Kane ke gawang Tunisia tercipta lewat skema sepak pojok, bukan dari serangan open play. Southgate juga harus memastikan kesalahan tidak perlu seperti yang dilakukan Walker tidak kembali terjadi.
Walker dimainkan Southgate sebagai salah satu dari tiga bek dalam formasi 3-5-2, sebuah peran yang baru bagi bek Tottenham itu. (ptr)
Pelanggaran tidak perlu seperti yang dilakukan Kyle Walker tidak boleh diulangi timnas Inggris. (REUTERS/Ueslei Marcelino)
Harry Kane menjadi pahlawan kemenangan Inggris atas Tunisia. (REUTERS/Jorge Silva)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar