Selasa, 19 Juni 2018

Kendaraan Arus Balik Mengular di Bumiayu


SM/Teguh Inpras : ANTREAN MENGULAR : Kendaraan arus balik dari Purwokerto menuju ke Pejagan mengular di Jalan Lingkar Bumiayu, Brebes, kemarin. (38)SM/Teguh Inpras : ANTREAN MENGULAR : Kendaraan arus balik dari Purwokerto menuju ke Pejagan mengular di Jalan Lingkar Bumiayu, Brebes, kemarin. (38)

BUMIAYU - Pada arus lalu lintas balik di jalur Purwokerto - Pejagan, Senin (18/6), terjadi antrean kendaraan sekitar 10 kilometer mulai dari Tonjong hingga Jalan Lingkar Bumiayu.

Kepadatan arus ini terpantau pada pukul 08.00-10.00. Penyebabnya adalah perlintasan sebidang kereta api di Karangsawah dan aktivitas Pasar Linggapura di Tonjong. Selain itu, keluar masuk kendaraan di SPBU dan sejumlah persimpangan juga turut menghambat kelancaran arus.Di pintu utara Lingkar Bumiayu (Rancakalong), petugas gabungan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran harus bekerja ekstrakeras karena beberapa kali arus terkunci akibat ulah pengendara yang saling serobot mendahului. Sementara itu, motor masih bisa menerabas antrean lewat bahu jalan. Rancakalong merupakan pertemuan kendaraan pemudik dari arah Lingkar Bumiayu dengan kendaraan lokal dari arah kota Bumiayu.Untuk mengurangi kepadatan, arus kendaraan dari Tonjong yang mengarah ke kota Bumiayu dialihkan ke Lingkar Bumiayu. Dwitanto (49), warga Kebumen, yang hendak balik ke Bekasi, mengatakan, ketersendatan arus sudah dirasakan sejak memasuki wilayah Patuguran Winduaji. "Sejak Patuguran sudah tersendat meskipun masih bisa jalan. Masuk Jalan Lingkar Bumiayu mulai macet," kata dia .Peningkatan ArusKepala Pospam Lingkar Bumiayu AKPWawan Dwi Leksono mengemukakan, kepadatan arus balik mulai berlangsung sejak pukul 08.00. Selepas siang, arus cenderung menurun tapi kembali mengalami kepadatan pada malam hari. Kepadatan arus ini, ujar dia, disebabkan oleh hambatan atau titik rawan macet di Tonjong, yakni perlintasan sebidang kereta api di Karangsawah dan Pasar Linggapura.Pada sisi lain, volume kendaraan arus balik yang lewat jalur tengah ini terus meningkat. "Dengan kendaraan arus balik terus mengalir kepadatan di Tonjong tidak bisa dihindari. Imbasnya (antrean) sampai ke sini (Bumiayu)," ungkap dia.Menurut Kapolsek Bumiayu itu, untuk mengurai kepadatan dilakukan penarikan arus kendaraan, selain menjaga kendaraan tetap pada lajurnya. "Dalam penarikan arus, kendaraan dari arah Pejagan dihentikan sementara. Dua lajur arah Pejagan digunakan seluruhnya oleh kendaraan arus balik." (H51-38)smnewsimage

sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar