Ditemui di kantornya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan, memberikan sanggahan pernyataan Fahri tersebut.
Menko Luhut menantang Fahri melakukan penghitungan di depan dirinya dan mengaku siap mengaku mencium kaki politikus Gerindra tersebut jika terbukti pemerintah yang salah. "Suruh dia ngitung, bawa sini. Saya cium kakinya kalau saya salah," tegasnya.
Menko Luhut mengungkapkan penghitungan proyek tidak dilakukan sembarangan, tapi mengacu pada standar internasional. Bahkan, yang dipekerjakan pun merupakan tenaga kerja usia muda yang masih fresh.
"Kami tuh pake (mempekerjakan) anak-anak muda yang ngitung semua dan kita standar dari Francis. Jadi modelnya ini kita beli model yang sudah jadi di Francis yang kita nanti juga bisa jual juga ke orang lain. Justru ada studinya, jadi standar-standar internasional itu sudah kita penuhi, sangat kita penuhi. Jadi enggak usahlah kalau enggak ngerti gak usah ngomong," tutur dia.
Reporter: Yayu Agustini Rahayu
Sumber: Merdeka.com
*Pantau hasil hitung cepat atau Quick Count Pilkada 2018 untuk wilayah Jabar, Jateng, Jatim, Sumut, Bali dan Sulsel. Ikuti juga Live Streaming Pilkada Serentak 9 Jam Nonstop hanya di Liputan6.com.













































Tidak ada komentar:
Posting Komentar