Selasa, 26 Juni 2018

Dicecar 17 Pertanyaan, Marzuki Tak Tahu Uang yang Diterima Partai Demokrat

INDOPOS.CO.ID - Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie selesai menjalani pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (26/6).

"Saya mendapatkan 17 pertanyaan yang sama dengan sebelumnya. Saya Juga diperiksa untuk dua tersangka yang berbeda yaitu Irfanto dan Made Oka, " katanya menjawab pertanyaan wartawan.

BACA JUGA :Viral! Install Aplikasi Lazada sekarang dapat Diskon Hingga 80% dan Gratis Ongkir Selama RamadhanDicecar 17 Pertanyaan, Marzuki Tak Tahu Uang yang Diterima Partai Demokrat

Marzuki juga mengakui bahwa dirinya sama sekali tidak mengenal kedua tersangka dan tersangka lainnya kecuali Serya Novanto.

Terkait dengan adanya dugaan pemerimaan uang oleh Partai Demokrat yang disampaikan saat persidangan, dijelaskan Marzuki juga bahwa ia tidak mengetahui. "Saya nggak tahu itu dan itu urusannya demokrat. Karena pada saat itu saya bukan pengurus partai," ungkapnya.

Marzuki mengaku saat itu, diperlukan keterangan selaku Ketua DPR RI periode 2009-2014 lalu. "Saya dianggap tahu semuannya. Padahal saya ga tau sama sekali. Ini juga merupakan resiko jabatan yang saya emban sebelumnya," jelasnya lagi.

Untuk diketahui, pada persidangan dengan konsakwa Anang Sugiana Sudiharjo, Irvanto menyebut adanya aliran dana pengadaan e-KTP terhadap beberapa anggota DPR RI di bidang politikus Golkar Melchias Markus Mekeng dan Markus Nari, serta politikus partai Demokrat, Nurhayati Assegaf. Nurhayati Assegaf disebut Irvanto menerima aliran dana e-KTP sebesar USD 100 ribu.

Irvanto Hendra Pambudi Cahyo adalah keponakan Setya Novanto (Setnov). Saat kurun waktu dugaan korupsi e-KTP terjadi, Irvanto menjabat Direktur PT Murakabi Sejahtera merulut Ketua Konsorsium Murakabi.

Sedangkan Made Oka adalah Delta Energi dan saat dugaan aliran dana itu Oka masih sebagai komisaris di perusahaan perdagangan dan keuangan.

Mereka ditetapkan sebagai tersangka dan Diduga mereka bersama sama diri atau orang lain atau korporasi. Diduga ikut mengembangkan uang sebesar Rp 2,3 triliun dari nilai proyek Rp 5,9 triliun. (nue)


TOPIK BERITA TERKAIT:#marzuki-alie&nbsp#partai-demokrat&nbsp#kpk&nbsp

sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar