Setelah unggahannya viral, penyelesaian soal anak perempuan Anna datang dari pihak maskapai Citilink. Anna dan putrinya mendapat izin dirinya sudah diperbolehkan naik pesawat dan keberangkatan dijadwal ulang (reschedule). Jadwal keberangkatan pada hari ini, Senin, 11 Juni 2018 pukul 08.30.
Namun, bukannya lancar, ia kembali berurusan dengan petugas bandara dan posko kesehatan. Padahal, ia sudah mendapat izin untuk berangkat.
"Saat saya masuk boarding untuk check in ternyata petugasnya mengenali anak saya. Petugas boarding check in kembali tidak memperbolehkan masuk. Saya sudah jelaskan, kalau sudah ada izin, tapi mereka menyuruh kami kembali ke posko kesehatan," papar Anna.
Di posko kesehatan, Anna tak pantang menyerah. Ia membawa hasil terapi untuk menjelaskan kondisi secara rinci NAS. Sempat ada negosiasi, boleh terbang asalnya anak Anna diam ketika duduk di dalam pesawat. Jika tidak bisa tenang, maka tidak diizinkan terbang.
"Saya terima. Oke, kalau begitu. Saya jalani kalau memang itu konsekuensinya. Namun, kami tetap tidak boleh naik pesawat. Kami ditinggal pesawat lagi," Anna melanjutkan.
Untuk kedua kalinya, Anna dan NAS ditinggal pesawat. Tujuan penerbangan ke Balikpapan pun bukan sekadar mudik. Anna berencana untuk melakukan terapi anaknya di sana.















































Tidak ada komentar:
Posting Komentar