Banjarmasin - Terduga pembunuh Linda Wati yang jenazahnya dikemas dalam sebuah kontainer plastik dan dititipkan di Musala Al-Musyarafah, tak lain adalah suami korban, Riyad. Aparat Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan (Kalsel) berhasil menangkap Riyad di sebuah rumah sewaan remang nan tersembunyi di kawasan Sultan Adam, Banjarmasin, Minggu malam, 10 Juni 2018.
Lalu, apa yang menyebabkan Riyad tega membunuh istrinya?
Kepada polisi, Riyad mengatakan bahwa awalnya dia sedang berbaring bersama istrinya di malam tragedi itu terjadi. Riyad yang bekerja sebagai pembantu dan pekerja serabutan ini tiba-tiba merasakan badannya pegal. Dia meminta Linda untuk memijitnya.
[bacajuga:Baca Juga](3554016 3428929 3240290)
Namun demikian, Linda menolak. Mereka kemudian bertengkar. Karena sudah gelap mata, Riyad mengambil tali rafia dan kemudian tiba-tiba menjerat leher istrinya dari belakang.
Tanpa memedulikan istrinya yang megap-megap, dia terus mengencangkan tarikannya hingga akhirnya Linda tewas. "Saya melihat dia seperti hantu," ucap Riyad kepada Radar Banjarmasin (Jawa PosGroup), Senin (11/6/2018).
Riyad kemudian berusaha untuk menghilangkan jejak pembunuhannya. Awalnya, dia bermaksud menenggelamkan jenazah istrinya.
Namun, pengaruh obat membuat Riyad mengambil langkah praktis yang ganjil. Hingga berita ini diturunkan penyidik Polda Kalsel masih berupaya mencari tahu kebenaran keterangan terduga pembunuh yang mengemas jenazah sang istri ke sebuah kontainer plastik dan kemudian dititipkan di musala tersebut.
Baca berita menarik dari JawaPos.com lain di sini.
Saksikan video pilihan di bawah ini:
Saat kardus dibuka, ditemukan mayat perempuan tanpa identitas. Mayat tersebut hanya mengenakan pakaian dalam.















































Tidak ada komentar:
Posting Komentar