Setelah berhasil dilumpuhkan, warga sepakat membelah perut ular untuk memastikan. Kemudian semua terbelalak ngeri. Wa Tiba yang mereka cari terbaring sudah tak bernyawa dengan tubuh penuh lendir di dalam perut ular.
Sebelum ditemukan di dalam perut ular, Wa Tiba Diduga tak sempat memberikan perlawanan. Diduga ular berukuran besar itu dengan cepat bisa melumpuhkan ibu dua anak itu.
Kapolsek Katobu, Iptu Hamka mengatakan korban ditemukan di dalam semak-semak di pinggir kebunnya. Jarak antara parang dan ular sekitar 30 meter.
Sementara, parang dan sendal korban ditemukan berdampingan di dalam kebunnya. Diduga, ular tersebut menyergap korban dengan gerakan cepat.
"Kami duga, korban langsung ditarik ke semak-semak, berjarak sekitar 30 meter. Di situ korban langsung ditelan," ujar Kapolsek Katobu.
















































Tidak ada komentar:
Posting Komentar